Periksa interface, alamat, route, DNS, dan HTTPS secara berurutan agar sumber gangguan jaringan dapat dipersempit tanpa menebak.
Dipublikasikan 8 September 2026
Tujuan latihan
Mengumpulkan bukti konektivitas Linux dari layer lokal sampai HTTP dan menentukan next step berdasarkan titik kegagalan.
Persiapan
Mesin Linux dengan iproute2, ping, dig atau getent, dan curl. Ini latihan diagnosis; jangan membagikan alamat atau log sensitif dari lingkungan kerja.
Interface & IP→
Route & DNS→
TCP/TLS→
HTTPS
Masalah
Saat website tidak terbuka, penyebab bisa berada di interface lokal, alamat IP, route, DNS, koneksi TCP/TLS, atau aplikasi. Menguji semuanya sekaligus membuat hasil sulit ditafsirkan, sehingga pemeriksaan sebaiknya dilakukan dari layer paling dekat ke host.
1. Periksa interface dan alamat
Pastikan interface yang seharusnya digunakan berstatus UP dan memiliki alamat yang sesuai jaringan. Perhatikan nama interface, state, dan alamat IPv4/IPv6. Interface UP tanpa alamat yang benar tetap tidak cukup untuk mencapai jaringan.
ip -brief address
2. Periksa route yang dipilih kernel
Lihat default route lalu tanyakan route ke alamat tujuan. ip route get hanya menunjukkan keputusan routing kernel—bukan bukti paket benar-benar sampai. Perhatikan dev, via, dan src yang dipilih.
ip route
ip route get 1.1.1.1
3. Uji reachability secara hati-hati
Ping dapat memberi indikasi reachability ICMP, tetapi timeout tidak selalu berarti host down karena ICMP bisa diblokir. Gunakan hasil ini sebagai satu bukti, bukan kesimpulan tunggal.
ping -c 3 1.1.1.1
4. Periksa DNS terpisah dari koneksi IP
Jika koneksi ke alamat IP terlihat normal, cek resolusi hostname. Dengan getent Anda dapat melihat hasil resolver sistem; dig berguna untuk melihat detail DNS. Jika IP dapat dicapai tetapi hostname gagal resolve, fokuskan pemeriksaan pada DNS.
getent ahosts example.com
dig example.com A
5. Uji HTTPS dengan timeout
curl membantu melihat apakah kegagalan terjadi pada name resolution, connect, TLS, atau HTTP. Respons 4xx/5xx menunjukkan ada pihak yang memberi jawaban HTTP; itu berbeda dari connection timeout atau certificate verification failure.
Jika interface/alamat salah, periksa konfigurasi host atau DHCP. Jika route salah, fokus ke gateway/routing. Jika DNS gagal sementara IP bekerja, periksa resolver. Jika connect timeout, periksa path/firewall. Jika TLS gagal, periksa sertifikat, waktu sistem, dan trust chain. Jika HTTP memberi 4xx/5xx, lanjutkan ke policy atau aplikasi.
Kesalahan umum
Jangan menyimpulkan internet putus hanya karena ping gagal. Jangan mengganti DNS ketika route ke gateway sendiri bermasalah. Jangan menggunakan curl -k sebagai solusi permanen untuk error sertifikat. Jangan mengubah beberapa konfigurasi sekaligus karena Anda kehilangan bukti perubahan mana yang berpengaruh.
Checklist verifikasi
Simpan output ringkas interface, alamat, default route, route get, resolver, dan curl. Setelah perbaikan, ulangi urutan yang sama agar bukti sebelum dan sesudah dapat dibandingkan.
Pelajaran
Urutan diagnosis yang konsisten membuat troubleshooting lebih cepat: validasi host lokal, keputusan routing, DNS, lalu TCP/TLS/HTTP. Setiap hasil menentukan pemeriksaan berikutnya sehingga perubahan tidak dilakukan berdasarkan tebakan.