← Semua materi
TroubleshootingCloudflareMenengah

DNS Cloudflare: resolver vs authoritative server

Bandingkan cache recursive resolver, authoritative nameserver, TTL, dan delegasi agar perubahan DNS yang belum terlihat tidak langsung dianggap gagal.

Tujuan latihan

Menentukan apakah perbedaan jawaban berasal dari cache resolver, konfigurasi authoritative, atau delegasi nameserver dengan bukti yang dapat direproduksi.

Persiapan

Terminal dengan dig dan domain lab yang Anda kelola. Contoh command adalah panduan; jangan mengubah production DNS sebelum hasil authoritative dan resolver dibandingkan.

Client
Recursive resolver + cache
Authoritative nameserver
Zone record

Masalah

Setelah record DNS diubah, sebagian pengguna mungkin masih menerima jawaban lama. Penyebabnya bisa cache recursive resolver, TTL yang belum habis, delegasi NS, atau record authoritative yang memang belum benar. Tanpa membandingkan sumber jawaban, perubahan tambahan justru dapat memperpanjang troubleshooting.

Persiapan

Catat hostname, tipe record, nilai lama, nilai baru, TTL yang dikonfigurasi, waktu perubahan, dan nameserver authoritative yang diharapkan. Gunakan domain yang Anda kelola agar hasil dapat dibandingkan dengan konfigurasi dashboard.

1. Temukan delegasi nameserver

Query NS melalui resolver publik. Pastikan nameserver yang muncul sesuai provider authoritative yang seharusnya. Jika delegasi parent masih menunjuk ke provider lama, mengubah record di provider baru tidak akan memengaruhi jawaban publik.

dig @1.1.1.1 example.com NS

2. Bandingkan beberapa recursive resolver

Recursive resolver dapat menyajikan cache sampai TTL berakhir. Bandingkan resolver publik untuk melihat apakah perbedaan hanya terjadi pada satu cache. Perhatikan ANSWER, TTL, dan SERVER—bukan hanya IP.

dig @1.1.1.1 host.example.com A
dig @8.8.8.8 host.example.com A

3. Query authoritative secara langsung

Gunakan salah satu NS authoritative yang ditemukan. Query ini melewati cache recursive untuk record tersebut dan membantu menjawab apakah data zona authoritative sudah sesuai harapan.

dig @nama-ns.example host.example.com A

4. Tafsirkan kombinasi hasil

Jika authoritative sudah baru tetapi resolver masih lama, tunggu cache sesuai TTL. Jika authoritative juga lama/salah, periksa record pada provider authoritative. Jika resolver berbeda mengarah ke NS yang tidak diharapkan, periksa delegasi registrar/parent. Jika status SERVFAIL muncul, investigasi DNSSEC/delegasi atau kegagalan upstream sebelum mengubah record aplikasi.

5. Gunakan SOA untuk konteks zona

SOA membantu mengidentifikasi authoritative zone dan parameter terkait cache negatif. Serial tidak selalu berguna dengan cara yang sama pada semua managed DNS, tetapi record SOA tetap memberi konteks apakah query mencapai zona yang dimaksud.

dig @nama-ns.example example.com SOA

6. Perhatikan efek Cloudflare Proxied

Pada record Proxied, query A/AAAA authoritative Cloudflare dapat mengembalikan alamat anycast Cloudflare, bukan origin IP yang terlihat di dashboard. Ini normal. Untuk memverifikasi perubahan origin target, gunakan konfigurasi dashboard/API dan health aplikasi, bukan mengharapkan resolver publik menampilkan origin.

7. Jangan menggunakan +trace sebagai satu-satunya bukti

dig +trace berguna melihat rantai delegasi dari root menuju authoritative, tetapi hasilnya menggunakan query iteratif langsung dan dapat berbeda dari recursive resolver yang dipakai user. Gunakan +trace untuk delegasi, lalu tetap bandingkan resolver aktual dan authoritative.

dig +trace example.com NS

Kesalahan umum

Jangan menurunkan atau menaikkan TTL setelah kejadian lalu berharap cache lama langsung berubah. Jangan membandingkan output +short tanpa melihat SERVER/TTL. Jangan menganggap alamat Cloudflare Proxied sebagai origin. Jangan mengubah nameserver ketika masalah sebenarnya hanya cache satu resolver.

Checklist verifikasi

Simpan delegasi NS, hasil minimal dua resolver, query authoritative langsung, TTL, status, SOA, waktu perubahan, dan status proxy Cloudflare. Dari kombinasi itu tentukan apakah tindakan berikutnya adalah menunggu cache, memperbaiki zone record, atau memperbaiki delegasi.

Pelajaran

Recursive resolver menjawab untuk client dan dapat memakai cache; authoritative nameserver menyajikan data zona yang menjadi sumber jawaban. Membandingkan keduanya mengubah troubleshooting DNS dari asumsi menjadi diagnosis berbasis bukti.

Referensi resmi

Cloudflare DNS — Nameservers ↗Cloudflare DNS — General DNS issues ↗Cloudflare 1.1.1.1 — FAQ ↗ISC BIND — dig ↗
Lihat semua materi →