Masalah
Sebuah tujuan tidak dapat diakses. Menjalankan ping saja sering tidak cukup karena ICMP dapat dibatasi, sementara kegagalan aplikasi dapat terjadi pada DNS, routing, TCP, TLS, atau HTTP.
Pilih command yang tepat untuk membedakan masalah rute lokal, reachability, dan jalur hop tanpa menganggap satu tool membuktikan semuanya.
Memahami bukti yang diberikan ip route get, ping, dan traceroute serta keterbatasannya.
PersiapanLinux dengan iproute2, ping, dan traceroute atau tracepath. Jalankan hanya terhadap tujuan yang diizinkan.
Sebuah tujuan tidak dapat diakses. Menjalankan ping saja sering tidak cukup karena ICMP dapat dibatasi, sementara kegagalan aplikasi dapat terjadi pada DNS, routing, TCP, TLS, atau HTTP.
ip route get tidak mengirim paket ke tujuan. Ia menunjukkan keputusan routing lokal, termasuk interface, gateway, dan source address yang akan dipakai.
ip route get 1.1.1.1Ping dapat memberi indikasi reachability dan round-trip time bila ICMP Echo diizinkan. Kegagalan ping tidak otomatis berarti layanan TCP/HTTPS mati.
ping -c 4 1.1.1.1Traceroute mencoba mengungkap hop dengan TTL/hop limit bertahap. Sebagian router tidak menjawab probe, sehingga tanda bintang bukan bukti pasti bahwa hop berikutnya tidak dapat dilewati.
traceroute example.comtracepath dapat membantu melihat jalur sekaligus indikasi Path MTU tanpa memerlukan hak istimewa pada banyak distribusi.
tracepath example.comJika rute lokal terlihat benar tetapi aplikasi tetap gagal, lanjutkan ke DNS dan port layanan, misalnya curl ke HTTPS. Simpan waktu pengujian dan source network karena jalur dapat berbeda antar lokasi.
Route, ping, dan traceroute tidak membuktikan HTTPS tersedia. Setelah jalur dasar dipahami, uji service yang sebenarnya dengan curl atau tool port yang sesuai. Jika ICMP gagal tetapi HTTPS berhasil, kemungkinan ICMP memang dibatasi; jika route benar tetapi TCP timeout, fokus ke firewall atau service path.
Jangan menganggap tanda bintang traceroute sebagai paket berhenti di hop tersebut; router dapat meneruskan traffic tanpa membalas probe. Jangan menilai latency aplikasi dari satu ping saja dan jangan mengubah default route hanya karena traceroute berbeda dari ekspektasi tanpa memahami ECMP atau policy routing.
Catat output ip route get, source address, gateway/interface, hasil ping bila relevan, beberapa hop traceroute/tracepath, lalu hasil koneksi ke port aplikasi. Dengan urutan ini, Anda dapat menunjukkan layer mana yang gagal tanpa mengandalkan satu tool.
ip route get menjawab 'kernel akan mengirim lewat mana', ping menjawab sebagian pertanyaan reachability, dan traceroute/tracepath mencoba menunjukkan jalur. Gunakan bukti gabungan sebelum mengubah routing.